Co.cc Domain Gratis Bisa Dapet Uang Lagi!

Domain Gratis menyediakan fasilitas reseller yang akan membayar anda $0,10 per domain yang berhasil anda pasarkan. Tiap member bisa membuat 3 domain.

Ingin mendapatkan rejeki dari domain gratis diatas? Gampang. Gabung aja dulu di domainku.co.cc. Lalu pilih domain yang ingin anda buat. Bisa menggunakan nama anda sendiri atau nama apa aja yang anda inginkan. Anda akan mendapatkan fasilitas 3 domain gratis yang bisa anda tentukan sendiri.

Setelah terdaftar, anda bisa klik link referrals. Anda akan diminta untuk mengisi beberapa data dan selanjutnya akan diberi link URL referral yang bisa anda pasarkan. Ingat, setiap 1 member yang bisa anda bawa, anda berhak mendapatkan $0,10.

Well, nunggu apa lagi?? Join sekarang !!

CO.CC:Free Domain
Klik Banner Diatas!


Kekerasan Atas Nama Agama Terjadi Lagi Di Monas


Foto Munarman Mencekik salah satu anggota AKK_BB

Jakarta - Bukti Munarman mencekik anggota AKK-BB semakin kuat. AKK-BB memiliki bukti beberapa foto yang salah satunya memperlihatkan Jubir Komando Laskar Islam (KLI) itu sedang mencekik seorang anak muda.

Foto-foto tersebut dipampangkan AKK-BB usai menggelar jumpa pers di Wahid Institute, Jl Tambak, Menteng, Jakarta, Senin (2/6/2008).

Dalam foto tersebut, tampak Munarman yang mengenakan pakaian serba hitam sedang mencekik seorang anak muda. Anak muda itu tampak meringis kesakitan, sementara ekspresi muka Munarman terlihat bengis.

"Muka Munarman itu terlihat jahat sekali. Matanya mendelik," kata seorang wanita mengomentari foto itu.

Seorang aktivis ICRP, Irma, mengatakan, foto tersebut merupakan jepretan seorang anggota AKKBB. Namun yang bersangkutan menolak untuk dipublikasikan namanya.

Foto-foto yang melihatkan aksi brutal Komando Laskar Islam ini sudah diserahkan AKK-BB ke polisi. Selain itu, mereka juga menyebarkan ke berbagai pihak termasuk pers melalui email.

"Nanti kita sebar di email," imbuh Irma.

Semetara itu, Ketua YLBHI Patra M Zen menilai kelakuan Munarman memalukan. Sebagai manta ketua YLBHI, Munarman telah memalukan lembaga bantuan hukum.

"Munarman memalukan. Tindakannya itu menunjukkan dia telah menjadi penjahat kambuhan," kata Patra di kantornya, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta.

Patra mengatakan, pada Desember 2007 lalu, Patra pernah menjaminkan diri untuk menangguhkan penahanan terhadap Munarman yang telah memukul seorang sopir taksi Blue Bird.

"Tanggal 4 Desember 2007, penahanannya di Polsek Limo ditangguhkan atas jaminan istrinya dan saya selaku Ketua YLBHI," imbuh Patra.

Jadi, kalau Munarman lagi-lagi melakukan kekerasan, dia resmi menjadi penjahat kambuhan. "Dia sudah menjadi residivis," pungkas Patra menggeleng-gelengkan kepala.

Sumber : Detik.com