Beasiswa, Angin Segar Dalam Mahalnya Biaya Pendidikan

Di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit ini, mendapatkan pendidikan tinggi mubkin hanya sebagai mimpi saja bagi sebagian besar masyarakat kita. Biaya pendidikan tinggi baik di Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta sangat tidak terjangkau lagi, bahkan untuk dapat masuk ke jurusan favorit tidak terbayangkan lagi berapa biaya yang akan di keluarkan. Lalu, bagaimana kita menyiasatinya? Bukankah pendidikan tinggi itu sangat penting? Jika anda tidak mempunyai biaya namun merasa memiliki prestasi, tidak ada salahnya jika anda mulai mencari program-program beasiswa. Ya, sekarang banyak Perguruan-Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang mengadakan program-program beasiswa bagi lulusan-lulusan SMU/Sederajat yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik seperti prestasi dalam bidang olahraga. Selain PTN-PTS tersebut banyak juga perusahaan-perusahaan besar yang mengadakan program-program beasiswa ini sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) mereka. Bahkan, bukan tidak mungkin anda juga kuliah di Luar Negeri secara gratis!!! Ya, memang banyak yang menawarkan beasiswa untuk kuliah di Luar Negeri, salah satunya adalah beasiswa luar negeri yang diberikan oleh Sampoerna Foundation. Dengan adanya program-program beasiswa tersebut diharapkan banyak generersi muda kita yang dapat mendapatkan pendidikan tinggi, terutama bagi mereka yang memang mempunyai potensi yang memadai. Untuk informasi beasiswa yang lebih lengkap silahkan kunjungi situs http://www.infobeasiswa.net. Situs ini berisi informasi program-program beasiswa baik dalam maupun luar negeri dan berbagai jenjang pendidikan.

Agama yang Tidak Menghakimi

Ibu Pertiwi menangis karena kebhinekaan dicederai di negeri yang sebelumnya dikenal dunia sebagai model kerukunan hidup beraga, di negara yang para ulamanya sering berteriak keras, meyakinkan kepada dunia bahwa Islam adalah agama perdamaian.

Kebhinekaan tersungkur ketika massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) yang sedang menuju silang Tugu Monas, Jakarta Pusat, hari minggu (1/06/2008) untuk memperingati hari kelahiran Pancasila dan menyuarakan kebebasan beragama/berkeyakinan diserbu oleh massa beratribut Komando Laskar Islam (KLI)/ Front Pembela Islam (FPI). Massa tersebut menyerang dan melakukan penganiyaan dan serta perusakan terhadap massa AKKBB. Sebagian korban adalah perempuan dan anak-anak.

Dalam kejadian ini, FPI sekali lagi telah mempertontonkan wajah Islam yang "garang". Sikap polisi patut disayangkan karena tidak mencegah dan mengatasi aksi kekerasan tersebut, bahkan menyalahkan AKKBB karena tidak melakukan kordinasi dengan Polri.

Ketua MUI Amidhan seperti ingin bersikap netral dalam peristiwa ini dengan menyayangkan (bukan memprotes atau mengutuk) aksi KLI/FPI, tetapi pada sisi lain menyalahkan pihak AKKBB yang dikatakan melakukan provokasi terhadap KLI/FPI karena didalam massa tersebut terdapat pengikut Ahmadiyah yang telah dinyatakan sesat oleh MUI. Pernyataan yang sepintas netral tersebut, jika dicermati, cenderung lebih membela KLI/FPI. Dengan tuduhan Amidhan menegaaskan bahwa KLI/FPI adalah institusi suci yang tidak boleh diprovokasi, dan karena itu kekerasan yang mereka lakukan (meskipun disayangkan) dapat dimaklumi, lepas dari persoalan apakah klaim provokasi tersebut masuk akal.


Bangsa Majemuk

Sesuatu hal yang perlu menjadi keprihatinan kita bersama sebagai sebuah bangsa majemuk adalah kecenderungan maraknya cara-cara kekerasan atas nama Islam dalam menyikapi perbedaan. Sebagai seorang Muslim, saya mencoba bertanya kepada hati nurani saya sendiri, inikah sejatinya Islam? Jika hati saya membisikkan jawaban "ya", saya harus merasa malu untuk mengatakan bahwa agama saya adalah agama perdamaian dan malu pula untuk memprotes Amerika dan Israel ketika mereka melakukan teror di tanah Palestina atau Irak. Jika hati kecil saya menjawab "bukan", saya harus malu terhadap ulah saudara saya seagama dan merasa citra agama saya tercoreng oleh aksi brutal mereka.

Umat Islam mempunyai kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan. Tokoh-tokoh Islam pencetus Piagam Jakarta dengan lapang dada mau menanggalkan 7 kata "dengan menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya" dalam menyusun Pembukaan UUD 1945 dan menerima Pancasila sebagai dasar negara sebagai bentuk pengakuan mereka terhadap prinsip-prinsip pluralisme yang terkandung dalam ideologi tersebut. Ini berarti, umat Islam lah yang paling berkepentingan terhadap terpeliharanya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.


Umat Islam pula yang seharusnya paling marah ketika KLI/FPI atas nama Islam memorakporandakan komitmen nasional bangsa indonesia dengan anarkisme yang mereka pertontonkan kepada publik pada hari sakralnya bangsa dan negara ini. Keberadaan FPI tidak mengharumkan, tetapi justru merusak citra Islam.


Ketika AS dan Israel melakukan teror di kawasan Timur Tengah, umat Islam dunia menghujat kedua negara tersebut dengan menggunakan dalil kemerdekaan, kebebasan, kemanusiaan, dan persamaan hak. Ketika Osama bin Laden menjawab hegemoni amerika dengan menghancurkan WTC, tokoh-tokoh Islam moderat sibuk meyakinkan dunia bahwa aksi Osama tidak mencerminkan Islam karena Islam tidak mengajarkan kekerasan. Islam adalah agama perdamaian. Hal yang sama juga dilakukan ketika kelompok Azhari melakukan teror di beberapa kota di Indonesia.


Lalu, bagaimana saat ini umat Islam Indonesia dapat meyakinkan dunia ketika KLI/FPI yang atasa nama Islam melakukan perusakan dan penganiayaan terhadap massa AKKBB yang tengah melakukan aksi damai tersebut? Jika pun mereka tidak setuju, apakah mereka punya otoritas untuk mewakili Tuhan atau negara menghakimi sesama warga negara? Apakah dengan peristiwa seperti ini kita masih punya alasan untuk meyakinkan dunia bahwa Oslam adalah agama perdamaian?


Ditulis oleh: Muhadjir Darwin, Guru Besar Fisipol UGM
Sumber : Kompas

Daftar Anarkisme "Front Pembela Islam?"





Front Pembela Islam dideklarasikan pada 17 Agustus 1998 (24 Rabiuts Tsani 1419 H) di halaman Pondok Pesantren Al Um, Kampung Utan, Ciputat, di Selatan Jakarta oleh sejumlah Habaib, Ulama, Mubaligh dan Aktivis Muslim dan disaksikan ratusan santri yang berasal dari daerah Jabotabek. Organisasi ini dibentuk dengan tujuan menjadi wadah kerja sama antara ulama dan umat dalam menegakkan Amar Makruf dan Nahi Munkar di setiap aspek kehidupan.

FPI menjadi sangat terkenal karena aksi-aksinya yang kontroversial sejak tahun 1998. Terutama yang dilakukan oleh laskar paramiliternya yakni Laskar Pembela Islam. Rangkaian aksi penutupan klab malam dan tempat-tempat yang diklaim sebagai tempat maksiat, ancaman terhadap warga negara tertentu, penangkapan (sweeping) terhadap warga negara tertentu, konflik dengan organisasi berbasis agama lain adalah wajah FPI yang paling sering diperlihatkan dalam media massa.

Berikut adalah sebagian jejak kekerasan yang ditampilkan oleh FPI sejak tahun 2001 hingga 2008.



Tahun 2001

- 27 Agustus Ratusan massa yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR. Mereka menuntut MPR/DPR untuk mengembalikan Pancasila sesuai dengan Piagam Jakarta

- 09 Oktober FPI membuat keributan dalam aksi demonstrasi di depan Kedutaan Amerika Serikat dengan merobohkan barikade kawat berduri dan aparat keamanan menembakkan gas air mata serta meriam air

- 15 Oktober Polda Metro Jaya menurunkan sekitar seribu petugas dari empat batalyon di kepolisian mengepung kantor Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Petamburan III Jakarta Barat dan terjadi bentrokan

- 07 November Bentrokan terjadi antara laskar Jihad Ahlusunnah dan Laskar FPI dengan mahasiswa pendukung terdakwa Mixilmina Munir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Dua orang mahasiswa terluka akibat dikeroyok puluhan laskar


Tahun 2002

- 15 Maret Panglima Laskar Front Pembela Islam (FPI), Tubagus Muhammad Sidik menegaskan, aksi sweeping terhadap tempat-tempat hiburan yang terbukti melakukan kemaksiatan, merupakan hak dari masyarakat

- 15 Maret Satu truk massa FPI (Front Pembela Islam) mendatangi diskotik di Plaza Hayam Wuruk.

- 15 Maret sekitar 300 masa FPI merusak sebuah tempat hiburan, Mekar Jaya Billiard, di Jl. Prof Dr. Satrio No.241, Karet, Jakarta

- 24 Maret Sekitar 50 anggota Front Pembela Islam (FPI) mendatangi diskotek New Star di Jl. Raya Ciputat. FPI menuntut agar diskotek menutup aktivitasnya.

- 24 Mei Puluhan massa dari Front Pembela Islam (FPI) di bawah pimpinan Tubagus Sidiq menggrebek sebuah gudang minuman di Jalan Petamburan VI, Tanah Abang, Jakarta Pusat

- 26 Juni Usai berunjuk rasa menolak Sutiyoso di Gedung DPRD DKI, massa Front Pembela Islam (FPI) merusak sejumlah kafe di Jalan Jaksa yang tak jauh letaknya dari tempat berunjuk rasa. Dengan tongkat bambu, sebagian dari mereka merusak diantaranya Pappa Kafe, Allis Kafe, Kafe Betawi dan Margot Kafe.

- 4 Oktober 2002 Sweeping ke tempat-tempat hiburan-Riziq dipenjara selama tujuh bulan

- 14 Oktober 2002 Sekitar 300 orang pekerja beberapa tempat hiburan di Jakarta melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD DKI. Mereka menuntut pembubaran Front Pembela Islam (FPI) yang mereka anggap telah melakukan aksi main hakim sendiri terhadap tempat hiburan

- 16 Oktober Habib Rizieq diperiksa pihak kepolisian di Mapolda Metro Jaya

- 06 November Lewat rapat singkat yang dihadiri oleh sesepuh Front Pembela Islam (FPI), maka Dewan Pimpinan Pusat FPI, mengeluarkan maklumat pembekuan kelaskaran FPI di seluruh Indonesia untuk jangka waktu yang tidak ditentukan

- Desember FPI diaktifkan kembali


Tahun 2003

- 20 April Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ditahan di Markas Polda Metro Jaya Jakarta setelah dijemput paksa dari bandara.

- 08 Mei Habib Muhammad Rizieq mulai diadili di PN Jakarta

- 22 Mei 2003 Koordinator lapangan laskar Front Pembela Islam (FPI) Tubagus Sidik bersama sepuluh anggota laskar FPI menganiaya seorang pria di jalan tol, dan mereka ditangkap 23 Mei

- 1 Juli 2003 Rizieq menyesal dan berjanji akan menindak anggota FPI yang melanggar hukum negara di PN Jakarta Pusat

- 11 Agustus Majelis hakim memvonis Habib Rizieq dengan hukuman tujuh bulan penjara

- 19 November Ketua FPI Habib Rizieq bebas

- 18 Desember menurut Ahmad Sobri Lubis, Sekretaris Jenderal FPI, usai bertemu Wakil Presiden Hamzah Haz di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Front Pembela Islam (FPI) akan mengubah paradigma perjuangannya, tidak lagi menekankan pada metode perjuangan melalui gerakan massa dan kelaskaran. Perjuangan lebih ditekankan lewat pembangunan ekonomi, pengembangan pendidikan dan pemberantasan maksiat melalui jalur hukum.


Tahun 2004




- 03 Oktober FPI menyerbu pekarangan Sekolah Sang Timur sambil mengacung-acungkan senjata dan memerintahkan para suster agar menutup gereja dan sekolah Sang Timur. Front Pembela Islam( FPI) menuduh orang-orang Katolik menyebarkan agama Katolik karena mereka mempergunakan ruang olahraga sekolah sebagai gereja sementara sudah selama sepuluh tahun.

- 11 Oktober FPI Depok Ancam Razia Tempat Hiburan

- 22 Oktober FPI melakukan pengrusakan kafe dan keributan dengan warga di Kemang

- 24 Oktober 2004 Front Pembela Islam melalui Ketua Badan Investigasi Front FPI Alwi meminta maaf kepada Kapolda Metro Jaya bila aksi sweeping yang dilakukannya beberapa waktu lalu dianggap melecehkan aparat hukum

- 25 Oktober 2004 Ketua MPR yang juga mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nurwahid dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam cara-cara kekerasan yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) dalam menindak tempat hiburan yang buka selama Bulan Ramadhan

- 28 Oktober Meski menuai protes dari berbagai kalangan, Front Pembela Islam (FPI) tetap meneruskan aksi sweeping di bulan Ramadhan menurut Sekretaris Jenderal FPI Farid Syafi’i

- 28 Oktober 2004 Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafi’I Ma’arif meminta aksi-aksi sepihak yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) terhadap kafe-kafe di Jakarta dihentikan. Dia menilai, apa yang dilakukan FPI merupakan wewenang pemerintah daerah dan kepolisian.

- 23 Desember Sekitar 150 orang anggota Front Pembela Islam terlibat bentrok dengan petugas satuan pengaman JCT (Jakarta International Container Terminal)


Tahun 2005

- 27 Juni FPI menyerang Kontes Miss Waria di Gedung Sarinah Jakarta

- 05 Agustus FPI dan FUI mengancam akan menyerang Jaringan Islam Liberal (JIL) di Utan Kayu

- 02 Agustus Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Isalam (FPI) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meminta pengelola Taman Kanak-kanak Tunas Pertiwi, di Jalan Raya Bungursari, menghentikan kebaktian sekaligus membongkar bangunannya. Jika tidak, FPI mengancam akan menghentikan dan membongkar paksa bangunan.

- 23 Agustus Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Abdurrahman Wahid meminta pimpinan tertinggi Front Pembela Islam (FPI) menghentikan aksi penutupan paksa rumah-rumah peribadatan (gereja) milik jemaat beberapa gereja di Bandung. Pernyataan itu disampaikan Wahid untuk menyikapi penutupan paksa 23 gereja di Bandung, Cimahi, dan Garut yang berlangsung sejak akhir 2002 sampai kasus terakhir penutupan Gereja Kristen Pasundan Dayeuhkolot, Bandung pada 22 Agustus 2005 lalu.

- 05 September, Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh FPI

- 22 September FPI memaksa agar pemeran foto bertajuk Urban/Culture di Museum Bank Indonesia, Jakarta agar ditutup

- 16 Oktober FPI mengusir Jamaat yang akan melakukan kebaktian di Jatimulya Bekasi Timur

- 23 Oktober FPI kembali menghalangi jamaat yang akan melaksanakan kebaktian dan terjadi dorong mendorong, aparat keamanan hanya menyaksikan saja.

- 18 Oktober Anggota Front Pembela Islam (FPI) membawa senjata tajam saat berdemo di Polres Metro Jakarta Barat.

- 19 September FPI diduga di balik ribuan orang yang menyerbu Pemukiman Jamaah Ahmadiyah di Kampung Neglasari, Desa Sukadana, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.



Tahun 2006

- 19 Pebruari Ratusan massa Front Pembela Islam berunjuk rasa ke kantor Kedutaan Besar Amerika Serika dan melakukan kekerasan

- 14 Maret FPI membuat ricuh di Pendopo Kabupaten Sukoharjo

- 12 April FPI menyerang dan merusak Kantor Majalah Playboy

- 20 Mei, anggota FPI menggerebek 11 lokasi yang dinilai sebagai tempat maksiat di Kampung Kresek, Jalan Masjid At-Taqwa Rt 2/6, Jati Sampurna, Pondok Gede

- 21 Mei FPI, MMI dan HTI menyegel kantor Fahmina Institute di Cirebon

- 23 Mei FPI, MMI, HTI, dan FUI mengusir KH Abdurrahman Wahid dari forum Dialog Lintas Etnis dan Agama di Purwakarta Jawa Barat, dan sempat memaki “kiai anjing”.

- 25 Mei Front Pembela Islam (FPI) cabang Bekasi, mengepung kantor Polres Metro Bekasi.

- 2 Juni, Ketua PWNU Jatim KH Dr Ali Maschan Moesa Msi: ”Kami imbau ulama, tokoh dan aktivis NU untuk tidak perlu bergabung dengan FPI, tapi bukan semata-mata karena FPI-nya, melainkan penggunaan kekerasannya,”

- 13 Juni, MMI, FPI, dan FBR dianggap SBY sebagai ormas berlabel agama yang seringkali menggunakan tindak anarkisme untuk mencapai tujuannya. Hal itu diungkapkan Sekjen Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Soni Danaparamita usai diterima Presiden SBY di Kantor Presiden.

- 19 Juni, Ketua Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq, menuding Amerika Serikat (AS) berada di balik desakan terhadap pembubaran sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam di Indonesia. “Rencana pembubaran Ormas-Ormas Islam di Indonesia adalah murni pesanan dari Amerika karena pemerintah mengeluarkan rencana tersebut setelah Rumsfeld datang ke Jakarta sehari sebelumnya.”

- 20 Juni, Sejumlah anggota Front Pembela Islam terlibat bentrok dengan anggota Forum Betawi Rempug di Jalan Kramat Lontar, Kelurahan Paseban, Senen, Jakarta Pusat. Kedua kubu saling melempar batu dan botol minuman di tengah-tengah permukiman warga.

- 11 Juli, FPI mengadukan Fla Priscilla, Salah satu personil Tofu, ke Polda Metro Jaya dengan dugaan melanggar lima pasal sekaligus, plus UU No. 40 Tahun 1999 mengenai Pers. Kelima pasal tersebut 169, 281, 282, 283 dan 533.

- 25 Juli, Mujahidah Front Pembela Islam (FPI) melaporkan Putri Indonesia Nadine Chandrawinata ke Polda Metro Jaya. Mereka juga melaporkan tim yang menyertai Nadine, yakni Mooryati Soedibyo, Wardiman Djojonegoro, …

- FPI dari unsur perempuan yang diwakili Lilis Lisanawati Naseh dengan nomor laporan 2719/K/VII/2006/SPK Unit 1 melaporkan Julia Estele, Irene Anastasia, Vicxenza Nyssa Yuliani, Erwin Arnanda dan Ponti Corolus.

- FPI melaporkan grup musik Samsons oleh ke Polda Metro Jaya dengan nomor 2718/k/VII/2006 SPK Unit 1. FPI menganggap grup musik Samson ikut serta dalam tindak asusila.

Tahun 2007

- 29 Maret. Massa FPI yang jumlahnya ratusan orang tiba-tiba menyerang massa Papernas yang rata-rata kaum perempuan di kawasan Dukuh Atas, pukul 11.20 WIB.

- 29 April. Massa FPI mendatangi acara pelantikan pengurus Papernas Sukoharjo

- 1 Mei. Aksi peringatan Hari Buruh Internasional May Day 2007, diwarnai ketegangan antar gabungan massa aksi Front Pembela Islam (FPI) dan Front anti Komunis Indonesia (FAKI) dengan massa Aliansi Rakyat Pekerja Yogyakarta (ARPY).

- 12 September. FPI merusak rumah tempat berkumpul aliran Wahidiyah, karena menganggap mereka sesat.

- 28 September. FPI Jakarta bentrok dengan polisi yang membubarkan konvoi mereka, sementara di Jawa Tengah FPI memukul seorang warga dengan alasan kurang jelas.

Tahun 2008

- 1 Juni. Massa FPI menyerang massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) yang sedang memperingati Hari Kelahiran Pancasila di Monas. FPI memukuli orang-orang, termasuk di dalamnya ibu-ibu dan anak-anak, dengan benda-benda keras dan tumpul dan pasir. Puluhan orang terluka, patah hidung dan kepala bocor. Tak hanya memukul orang, massa FPI juga merusak mobil-mobil yang terparkir di sekitar lokasi tersebut


Cukup sudah kekerasan dan anarkisme yang dilakukan atas agama di negeri ini. Mari kita bersama-sama menegakkan hukum, BUBARKAN FPI (Front Pembela Islam???) yang semakin merajalela. Dukung Petisi Online untuk membubarkan FPI. Klik disini







Kekerasan Atas Nama Agama Terjadi Lagi Di Monas


Foto Munarman Mencekik salah satu anggota AKK_BB

Jakarta - Bukti Munarman mencekik anggota AKK-BB semakin kuat. AKK-BB memiliki bukti beberapa foto yang salah satunya memperlihatkan Jubir Komando Laskar Islam (KLI) itu sedang mencekik seorang anak muda.

Foto-foto tersebut dipampangkan AKK-BB usai menggelar jumpa pers di Wahid Institute, Jl Tambak, Menteng, Jakarta, Senin (2/6/2008).

Dalam foto tersebut, tampak Munarman yang mengenakan pakaian serba hitam sedang mencekik seorang anak muda. Anak muda itu tampak meringis kesakitan, sementara ekspresi muka Munarman terlihat bengis.

"Muka Munarman itu terlihat jahat sekali. Matanya mendelik," kata seorang wanita mengomentari foto itu.

Seorang aktivis ICRP, Irma, mengatakan, foto tersebut merupakan jepretan seorang anggota AKKBB. Namun yang bersangkutan menolak untuk dipublikasikan namanya.

Foto-foto yang melihatkan aksi brutal Komando Laskar Islam ini sudah diserahkan AKK-BB ke polisi. Selain itu, mereka juga menyebarkan ke berbagai pihak termasuk pers melalui email.

"Nanti kita sebar di email," imbuh Irma.

Semetara itu, Ketua YLBHI Patra M Zen menilai kelakuan Munarman memalukan. Sebagai manta ketua YLBHI, Munarman telah memalukan lembaga bantuan hukum.

"Munarman memalukan. Tindakannya itu menunjukkan dia telah menjadi penjahat kambuhan," kata Patra di kantornya, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta.

Patra mengatakan, pada Desember 2007 lalu, Patra pernah menjaminkan diri untuk menangguhkan penahanan terhadap Munarman yang telah memukul seorang sopir taksi Blue Bird.

"Tanggal 4 Desember 2007, penahanannya di Polsek Limo ditangguhkan atas jaminan istrinya dan saya selaku Ketua YLBHI," imbuh Patra.

Jadi, kalau Munarman lagi-lagi melakukan kekerasan, dia resmi menjadi penjahat kambuhan. "Dia sudah menjadi residivis," pungkas Patra menggeleng-gelengkan kepala.

Sumber : Detik.com

Tata Cara Jamuan Makan Malam

Sangat mudah, begitu kata para pakar etiket berkata. Aturan umum tentang perangkat makan tersebut adalah mulai dari yang posisinya paling luar, dan kemudian bergerak ke arah dimana piring utama kita berada: sendok sop dulu, kemudian pisau ikan dan garpu, dan barulah pisau dan garpu utama.






A. Serbet
B. Piring utama
C. Mangkok sop dan tatakannya
D. Piring roti dan mentega dengan pisau roti
E. Gelas air
F. Anggur putih
G. Anggur merah
H. Garpu ikan
I. Garpu utama
J. Garpu salad
K. Pisau utama
L. Pisau ikan
M. Sendok sop
N. Sendok makanan pencuci mulut dan garpu kue



Perhatikan bahwa posisi garpu salad (J) disarankan untuk diletakkan disebelah kiri garpu utama (I). Bagaimanapun juga untuk jamuan resmi garpu utama digunakan sebelum garpu salad, karena itu sebaiknya para tamu menunggu hidangan utamanya sebelum mengambil salad.





Apa yang harus dilakukan?


Kapan memulai makan:
Tidak sesuia dengan nasehat orang tua, para pakar etiket malah menganjurkan untuk memulai makan tanpa harus selalu menunggu orang lain - mulailah makan saat makanan hangat disajikan. Untuk makanan dingin atau buffets, tunggulah hingga tuan rumah mempersilakan makan, dan tunggu pula hingga tamu utamanya mulai mengambil makanan.

Makanan yang dapat dipegang dengan tangan:
1. Roti: break slices of bread, rolls and muffins in half or into small pieces by hand before buttering.
2. Bacon: jika potongan dagingnya tebal, makanlah dengan menggunakan pisau dan garpu. Jika garing, pecahkan dengan garpu dan makanlah dengan tangan.
3. Makan dengan tangan: Ikuti pedoman tuan rumah. Jika makanan tersebut disajikan dalam piring, ambil dan letakkan pada piring anda sebelum memakannya.
4. Makanan yang biasanya langsung dimakan dengan tangan: jagung pada ikan tongkol, tulang iga, lobster, kepiting dan tiram dengan cangkang terbuka, sayapayam dan tulang (untuk situasi tidak resmi), sandwiches, beberapa jenis buah tertentu, buah zaitun, seledri, roti dan kue kering.

Membuang makanan yang terselip dari mulut:
1. Serpihan buah zaitun: keluarkan dengan hati-hati ke telapak tangan sebelum membuangnya ke piring.
2. Tulang ayam: gunakan garpu untuk membuang ke piring.
3. Duri ikan: buanglah dengan jari.
4. Bagian yang lebih besar: tulang atau makanan yang tidak ingin anda makan keluarkan dengan hati-hati dan tersembunyi ke dalam serbet makan hingga tidak diketahui orang lain.



Gelas apa untuk minuman apa?
Para ahli minuman anggur sepakat bahwa tiap jenis minuman anggur membutuhkan gelas yang berbeda untuk memberikan kesan yang mendalam dari aromanya. Misalnya menggunakan gelas yang ramping untuk minuman Burgundy, tidak akan memberikan ruang yang cukup bagi cairan minuman tersebut untuk membuat pusaran dan mengeluarkan aroma khusus. Bentuk gelas juga perlu berbentuk melangsing dari atas ke bawah sehingga memungkin aromanya tercium sebelum diteguk. Pada umumnya, pegangan gelas haruslah cukup panjang untuk digenggam dan tidak menyentuh bagian mangkuknya sehingga dapoat mempengaruhi suhu minuman dan aromanya.




a. Air: gelas dengan gagang yang pendek. Pegang gelas pada bagian gagangnya untuk mempertahankan minuman tetap dingin.
b. Brandy: pencium aroma brandy. Bawalah gelas dalam dua genggaman tangan untuk menghangatkan gelas yang akan mengeluarkan aroma brandy.
c. Anggur putih: dengan bentuk agak ramping dan bagian mangkoknya melebar untuk menangkap aromanya. Pegang gelas pada gagangnya agar minuman tersebut tepap dingin.
d. Burgundy Reds dan Pinot Noirs: dengan bentuk agak melebar dan lebih tiggi dibanding gelas untuk anggur putih.
e. Champagne: gelas yang sempit, yang dapat mengurangi daerah permukaan anggur dan menghindari busa minuman dari berhamburan.
f. Anggur merah: gelas anggur yang paling besar. Peganglah gelas pada bagian pertemuan antara gagang gelas dan mangkuknya.

Nah sekarang anda sudah tahu etiket makan yang benar dan juga peruntukkan gelas untuk jenis minumannya, lihatla jenis minuman anggur apa yang cocok dengan jenis makanannya, dan yakinlah anda berbagi dengan orang yang tepat!

Tempple of Kamasutra

Seratus enam puluh tahun yang lalu di hutan sebelah utara India, reruntuhan dari kota besar yang hilang ditemukan. Ditengahnya,ada kompleks Kuil paling rumit yang pernah ditemukan di India. Meski dielu-elukan sebagai karya terbesar dalam seni dan arsitektur, namun kuil tersebut melanggar sopan santun masyarakat yang telah beradab.
Sebab tembok kuil dipenuhi dengan gambaran seks paling eksplisit di dunia. Di tempat bangunan itu berdiri, tepatnya di bukit sebelah Utara India, dimana sungai membelah di tengahnya, dahulu pernah berdiri dinasti yang besar. Selama 300 tahun mereka hidup makmur.

Di suatu tempat yang disebut Khajuraho inilah mereka membangun gedung pemerintahan dan beberapa kuil terbesar yang pernah ada di India. Yang membuat Khajuraho ini sangat menarik wisatawan mancanegara adalah susunan mengagumkan dari ukiran-ukiran erotik. Sangat jelas ditampilkan setiap posisi seks yang dapat dibayangkan yaitu pertunjukan seks di abad pertengahan. Meski diukir ribuan tahun yang lalu, ukiran-ukiran ini masih memiliki kekuatan untuk membuat malu dan membangkitkan gairah. Dunia arkeologi hingga saat ini belum benar-benar mendapat jawaban yang memuaskan mengenai asal-usul pembuatan kuil-kuil ini. Mengapa di tempat suci kepercayaan mereka bisa terpasang relief-relief seperti ini? Apakah tujuan dari itu semua?

Seratus tahun yang lalu, saat kuil-kuil ini ditemukan, karya erotisme India yang kedua dipamerkan di dunia Barat. Tahun 1883 adalah publikasi rahasia pertama dari Kama Sutra, Prinsip Dasar Cinta. Dengan perhitungan yang sangat teliti, bahkan klinis buku itu memuat semua jenis hubungan seksual. Kama Sutra disusun pada abad 4 Masehi oleh Malinaga Vatsayana. Ia mengajarkan anak muda tentang masalah universal mengenai bagaimana memiliki kehidupan memuaskan dan penuh secara seksual. Ia mengajarkan bagaimana menjadi suami yang baik dan pada wanita bagaimana menjadi istri yang baik. Ia menulis secara sensitif tentang menciptakan kepercayaan diri pada seorang gadis.
Memperkenalkannya pada seks. "Wanita, memiliki sifat lembut, dan menginginkan awal yang lembut". Di Inggris, Ratu Victoria yang menekan kehidupan seksual, Kama Sutra dikutuk secara terbuka. Tapi segera ia menjadi salah satu buku bajakan terbesar dalam bahasa inggris. Jika buku Kama Sutra hanya mendeskripsikan hubungan seksual, lain halnya ukiran di Khajuraho yang menampilkannya pada umum, untuk dilihat semua orang.


Bangunan kuil ini sepintas memang terlihat serupa dengan konstruksi Katerdal Gothic di Eropa. Sejarawan Seni dari Univ. Pennsylvania, Michael Meister, tertarik pada peran ukiran di kuil ini. Menurutnya, Kuil Khajuraho berasal dari abad 10-12 pada masa arsitektur di India. Penambahan ukiran di kuil adalah bagian dari kekhasan kuil yang menjadikan kuil itu model dari kosmos, yaitu bagaimana dunia diciptakan, dan perbedaan dari dunia. Di Khajuraho, kuil besar didirikan di podium tinggi. Lantai podium melambangkan dunia, di lantai bawah dasar podium saat berada di bawahnya ada papan gambar yang menempel di seluruh lantai bawah yang menunjukkan semua aspek dari kehidupan manusia. Ada relief yang menggambarkan prajurit, raja, dan pekerja yang mengukir batu untuk kuil. Dunia abad pertengahan India bukan merupakan dunia yang hebat. Banyak kebudayaan yang memiliki simbol untuk mewakili alam semesta, tapi hanya di India yang punya penekanan pada erotisme. Beberapa tahun kemudian, banyak ditemukan penjelasan lebih lanjut. Apakah tujuan dari ini semua merupakan murni agama, yaitu ujian bagi pendeta yang hidup selibat mengejek mereka dengan kesenagan duniawi? Atau untuk tujuan komersial yang digunakan untuk menarik peziarah dengan mengiklankan prostitusi kuil? Atau ukiran itu dijadikan pedoman?

Mungkinkah Kuil dibangun pada saat populasi menurun? Satu hal yang pasti, di India, seks dan agama selalu berjalan bersama. Hingga saat ini di Khajuraho hal tersebut masih tetap berlangung. Setiap tahun di musim gugur, para wanita desa ambil bagian dalam upacara kesuburan kuno. Setiap pagi mereka bangun saat subuh, memakai pakaian terbaik mereka dan berjalan menuju kuil Chausath Yogini. Di sana, sebelum memasuki kuil, mereka memberi persembahan bunga dan air. Para gadis berdoa agar pria baik dapat menjadi suaminya, wanita yang telah menikah berdoa agar diberikan anak. Sejarawan seni Devongan Nagasai adalah pemimpin dalam erotisme India. Ia menemukan bahwa Dewi Durga/ Dewi Kesuburan memiliki akar kuno dalam aspek seksual dari agama di India. Gambar erotik dari abad 2 SM yang berhasil ditemukan pada seni India pada umumnya dianggap merupakan sesuatu yang dapat membawa keuntungan dan mereka diharapkan dapat mengusir setan. Gambar-gambar erotik telah ada sebelumnya, jauh hingga 2000 SM. Ukiran ini berasal dari pemujaan ibu para dewi. Ia memiliki kekuatan atas masalah dasar kehidupan.


Siapa yang membangun kuil dan dewa lainnya? Peneliti modern mengungkapkan bahwa jawaban itu melibatkan campuran kekuatan, agama dan seks. 40 mil disebelah Utara Khajuraho, terdapat reruntuhan kompleks istana. Dahulu, kompleks istana itu adalah kediaman salah satu pemimpin Dinasti yang sangat kuat di India, Pangeran Chandela. Pada abad 5 pusat perdagangan India mengalami penurunan. Kekuasaan dipindahkan ke pedalaman. Sama halnya di Eropa, India saat itu memasuki jaman kegelapan. Di Perguruan Tinggi Arsitektur dan Ukiran dekat Madras, Selatan India. Para pelajar mempelajari arti dari motif India kuno. Di bawah pengawasan ahli modern, mereka diajarkan memahat batu dengan menggunakan alat pemahat yang digunakan oleh pemahan jaman dulu.

Pada abad 10, dimana saat pembangunan kuil di Khajuraho dimulai keahlian mengukir di India mencapai puncaknya. Namun kompleknya, arti dari seni tersebut menyesatkan karena kebudayaan, penguasa kerajaan dan budak telah membangun takhyul. Ukiran elok di Khajuraho meghidupkan kembali kepercayaan ibu para dewi kuno pada kekuatan magis erotisme. Di Khajuraho, ukiran erotis memiliki peran baru. Kuil itu terdiri dari 2 bagian, area umum dan tempat suci di dalam yang dihubungkan dengan jalan pintas. Jalan itu adalah tempat manusia bertemu dewa dan disinilah letak ukiran erotis itu berada. Tradisi kuno yang menghubungkan manusia dengan Tuhan melalui seks tak mudah diterima di India modern. Menunjukkan kasih sayang yang umum seperti bergandengan tangan tak diperkenankan. 30 tahun yang lalu, saat kama sutra akhirnya diterbitkan dengan sah di barat, langsung menimbulkan kehebohan.

Kini India berada dalam transisi kebudayaan. Berjuang untuk mendamaikan masa lalu yang erotis dengan masa kini. Bila sejarah adalah petunjuk, India pada akhirnya akan menemukan cara untuk menggabungkan warisannya yang agung. India modern sangat menentang patung erotis di Khajuraho. Meski bangga dengan kemajuan artistiknya dan senang karena banyak turis yang tertarik untuk berkunjung, namun kini masyarakat modern di India telah berkembang jauh lebih sopan dibanding saat di bawah Raja Inggris. Setelah merdeka pada 1948, India membuat undang-undang yang melarang tigkah laku seksual semacam itu. Bahkan dikatakan, bahwa satu anggota parlemen mantan rekan Mahatma Gandhi dengan sungguh-sungguh menyarankan agar patung-patung di Khajuraho ditimbun.

TUJUH TUNTUTAN RAKYAT

Tujuh Gugatan Rakyat atau TUGU Rakyat yang merupakan hasil dari rapat akbar BEM SI di UI Depok pada 20-23 Maret 2008, berikut isinya:
  1. Nasionalisasi aset strategis bangsa
  2. Wujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang bermutu, terjangkau dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia
  3. Tuntaskan kasus BLBI dan korupsi Soeharto beserta kroni-kroninya sebagai perwujudan kepastian hukum di Indonesia
  4. Kembalikan kedaulatan bangsa pada sektor pangan, ekonomi dan energi
  5. Menjamin ketersediaan dan keterjangakauan harga kebutuhan pokok bagi rakyat
  6. Tuntaskan reformasi birokrasi dan berantas mafia peradilan
  7. Selamatkan lingkungan Indonesia dan tuntut Lapindo Brantas untuk mengganti rugi seluruh dampak dari lumpur Lapindo.



Ayo tolak kenaikan BBM, Copy kode di bawah masukan di blog anda

TOLAK kenaikan BBM !!!



Hore..BBM naik lagi !!!

BBM...Sepertinya akan menjadi kata yang sangat menyakitkan bagi rakyat Indonesia. Betapa tidak, barang yang satu ini sangat dasyat dampaknya bagi kehidupan kita. Baru diumumkan akan naik, eh hidup jadi sudah tambah susah akibat harga-harga barang lain sudah naik duluan. Itu baru diumumkan akan naik lho, apalagi kalau sudah naik beneran ya???

Seperti yang kita ketahui bersama, Cak SBY akan menaikkan harga BBM per akhir Mei ini. Ini adalah yang ketiga kalinya beliau menaikkan harga BBM, setelah sebelumnya pada tanggal 1 Maret dan 1 Oktober 2005. Harga premium yang sebelumnya Rp.1800 menjadi Rp.2200 dan terakhir Rp.4500. Menurut isu yang beredar, kenaikan harga BBM terutama Premium berkisar 28,7%, artinya harga baru Premium setelah dinaikkan adalah Rp.6000 !!!

Katanya sih, pemerintah sudah menyiapkan program bantuan yang kalau ga salah namanya BLT bagi 19,1 Juta keluarga sangat miskin, miskin, dan hampir miskin (kalau ga mau disebut "hampir gagal hidup"). Bentuk bantuan ini yaitu setiap keluarga akan mendapat Rp.100.000,- per bulan selama tahun ini dan tahun depan (2009 kan dia udah ga jadi presiden lagi, jadi setelahnya bantuan tersebut terserah pemerintah berikutnya).

Kayaknya pemerintah ga kapok-kapok ya dengan program ini, tahun 2005 aja program ini udah kacau balau, boro-boro rakyat miskin terbantu, pingsan malah iya (sukur-sukur ga jatuh sakit sekalian atau kena serangan jantung waktu ngantri). Mudah-mudahan aja program yang sekarang lebih lancar dari yang lalu. Kenapa saya bilang cuma "lebih"? Karena saya yakin seyakin-yakinnya akan ada calon koruptor-koruptor baru dalam program yang akan segera dilaksanakan ini!!!

SBY..SBY..Dosa apa kami memilih Anda ??!

6 Ciri Manusia Indonesia

Pada tahun 1977, Mochtar Lubis menyebutkan ada 6 ciri manusia Indonesia lewat tulisannya. Ciri yang pertama, manusia Indonesia itu MUNAFIK. Pak Mochtar menulis "kata sakti" itu dengan huruf-huruf kapital, mungkin karena saking sebelnya dia kali ya? Ciri yang kedua, enggan bertanggung jawab. Contohnya dalam setiap kasus korupsi sang pejabat biasanya enggan "menjawab" interogasi, apalagi "menanggung" kesalahannya. Sampai sekarang, ga ada kan yang mengaku bertanggung jawab atas tragedi 12 Mei, padahal militer mengajarkan pentingnya bersikap ksatria.

Kemudian ciri yang ketiga, yaitu Feodal. Ciri yang keempat, masih percaya takhayul dan jago bikin perlambang tanpa makna. Masih percaya takhayul bisa dilihat dari contoh begitu banyaknya masyarakat kita yang "masih percaya dan menunggu kedatangan Ratu Adil ataupun Satria Piningit untuk memimpin bangsa. Jauh sebelum Pak Mochtar, sudah ada yang menulis parahnya watak memercayai takhayul, yakni Pahlawan Nasional Tan Malaka. "Dunia mistis dan takhayul menyebabkan orang mudah menyerah," tulis Tan Malaka.

Ciri yang kelima yaitu artistik. "Bagi saya ciri artistik ini yang paling memesonakan, merupakan sumber dan tumpuan harapan bagi hari depan, " tulis Pak Mochtar. Dan kemudian ciri yang terakhir adalah mempunyai watak lemah sehingga mudah dipaksa berubah keyakinannya demi kelangsungan hidup. Atau dengan kata lain "tidak punya prinsip".

Setujukah Anda?

Teka Teki Silang

Saat suntuk, atau kadang ketika harus menunggu sesuatu, kita seringkali mudah merasa bosan. Karena itu, berbagai cara kita lakukan. Mulai dari main game yang ada di handphone, mengobrol, hingga mengisi teka teki silang (TTS).

Hal yang terakhir inilah yang sebenarnya paling menantang bagi sebagian orang. Sebab, sembari iseng, bisa sekaligus mengasah kemampuan otak dan menambah pengetahuan. Karena itu, penggemar TTS bisa dikatakan sangat merata. Baik orang remaja, orang dewasa, bahkan anak-anak pun kadang banyak yang memainkan permainan asah otak ini. Tak heran, berbagai media massa, seringkali memberikan TTS pada edisinya sehingga TTS ini menjadi sangat populer di berbagai belahan dunia.

Tapi, tahukah Anda siapa sebenarnya pencipta permainan asah otak ini? Adalah seorang bernama Arthur Wynne yang pada sekitar tahun 1913 yang menciptakan TTS. Suatu ketika, Arthur yang bekerja di sebuah media bernama New York World mendapat tugas dari bosnya untuk membuat semacam permainan yang akan dimuat di media itu pada bagian "fun". Berbagai hal dicobanya untuk menciptakan permainan yang menarik pembaca.

Suatu kali, ia teringat pada masa kecilnya. Arthur ingat bahwa ia pernah memainkan sebuah permainan yang dinamakan "Magic Squares". Permainan itu adalah permainan kata-kata, dimana sang pemain harus menyusun kata agar sama mendatar dan menurun hingga membentuk kotak. Dari permainan ini, ia kemudian mencoba berkreasi dengan menambah luasan kata-kata dengan bentuk yang lebih kompleks. Dan, untuk menyusun hal itu, ia memberi semacam pertanyaan untuk membuka kunci jawabannya.

TTS ala Arthur ini kemudian muncul pertama kali pada 21 Desember 1913. Bentuknya waktu itu dibuat dengan pola ketupat. Sederhana dan sangat mudah dimainkan. Namun, justru dengan kesederhanaan dan kemudahan ini, membuat banyak orang langsung menyukai permainan ini. Maka, kesuksesan ini segera diikuti oleh berbagai media lain. Dan, saking suksesnya, permainan ini pun dibukukan pada tahun 1924.

Kemudian, pada tahun 1942-an, New York Times, koran ternama di Amerika membuat semacam standar untuk TTS. Standar itu seperti bentuk yang simetris dan panjang kata minimal tiga huruf. Hal ini membuat permainan TTS makin asyik dan populer, hingga akhirnya menyebar ke berbagai belahan dunia.

Soeharto dan Angka 666

Ada banyak teka-teki yang kini kian tampil ke permukaan soal Soeharto. Dari konspirasi jahat mantan presiden RI kedua ini dalam mengkudeta Presiden RI Soekarno di tahun 1965, pembiaran sakit Soekarno hingga meninggal dengan kondisi yang amat tragis, pembantaian ratusan ribu rakyat tak berdosa di tahun 1965-1967, hingga kehidupan kleniknya yang penuh dengan aura kemusyrikan.

Salah satu yang menarik tentang Soeharto adalah keterkaitannya dengan angka 666. Dalam sejarah sihir atau dunia gelap, angka ini memegang peran penting selain angka 13. Bahkan Alkitab sendiri di dalam Wahyu 13: 16-18 mengatakan:

“Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya miskin, merdeka atau pun hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain daripada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Yang penting di sini ialah hikmat: Barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan binatang itu adalah bilangan seorang manusia dan bilangannya ialah enamratus enampuluh enam (666).”

Mary Stewart Relfe, Ph.D dalam karyanya “The New Money System” (Alabama, 1982) juga berhasil membuktikan bahwa angka 666 senantiasa ada di dalam setiap barcode UPC (Universal Product Code) yang selalu saja memiliki jumlah 13 angka di seluruh dunia!

Dalam angka Romawi, 666 ditulis sebagai DCLXVI (D = 500, C = 100, L = 50, X = 10, V = 5, I = 1). Sedang dalam bahasa latin, angka 666 bisa diartikan sebagai DIC LVX atau dibaca “dicit lux” yang berarti “suara cahaya”. Dalam bahasa latin juga, setan atau iblis disebut sebagai Lucifer (lux Ferre) yang memiliki arti sebagai “Sang Pembawa Cahaya”.

Angka 666 tersimpan di hampir semua benda-benda sihir dan yang mengandung kejahatan atau pengaruh setan, seperti semua angka di meja roulette maka jika dijumlahkan kita akan menemukan angka 666! Bahkan dalam dunia medis, racun yang mematikan yakni Hexachloride memiliki rumus kimia 666 yaitu C6H6CI6.

Dan entah suatu kesengajaan atau tidak. Komputer PC pertama di dunia dari Apple dibandrol dengan harga US$ 666. Bahkan alamat situs di internet yang selalu di mulai dengan kode WWW (World Wide Web) sebenarnya berasal dari tafsiran 666 yakni VIVIVI.

Bagaimana dengan Soeharto? Presiden Soeharto lengser dari tahta kekuasaannya di tahun 1998 atau 3 x 666. Jauh sebelum meninggal, Soeharto telah membangun sebuah kompleks pemakaman keluarga di Astana Giri Bangun yang dikelola oleh Yayasan Mangadeg Surakarta. Tahukah Anda jika kompleks pemakaman ini, yang kemudian juga tempat Soeharto dikubur, berada di atas ketinggian 666 meter di atas permukaan laut? Makam keluarga Astana Giribangun, Karangayar, Wonogiri. Makam itu bertengger di ketinggian 666 meter dari permukaan laut, yang konon mem-plesetkan jumlah ayat al-Qur'an yang berjumlah 6.666 ayat.
Believe it or not!

78 Tahun PSSI, Kisah Soeratin untuk Nurdin Halid

Ada kontras yang tak terelakkan jika membandingkan Ketua Umum PSSI pertama, Ir. Soeratin Sosrosoegondo, dengan Ketua Umum PSSI ke-14, Nurdin Halid. Ir.Soeratin, tokoh di balik berdirinya PSSI pada 19 April 1930, memilih kehilangan pekerjaan sebagai arsitek yang memberinya pendapatan berlimpah agar bisa secara total mengurus PSSI yang baru saja berdiri. Ketika itu Soeratin bekerja di biro rancang bangunan bernama Boukundig Bureau Sitsen en Lausade dengan gaji sekira seribu gulden per bulan. Aktivitasnya mengurus PSSI membuat kinerjanya di kantor mengendur. Kantor yang memekerjakannya memberi dua opsi: tinggalkan PSSI atau tinggalkan pekerjaan.


Ini bukan pilihan sederhana. Meninggalkan pekerjaan bukan hanya membuat Soeratin kehilangan asupan finansial bagi diri dan keluarganya, tapi juga membuat Soeratin kehilangan pasokan dana yang sebagian di antaranya digunakan untuk menopang kegiatan-kegiatannya di PSSI karena PSSI sendiri ketika itu tak bisa diharapkan memberinya pendapatan. Soeratin bisa saja melepas jabatan sebagai Ketua Umum PSSI. Toh, ia masih bisa membantu PSSI dengan cara yang lain.

Tapi Soeratin memilih opsi keluar dari pekerjaannya. Baginya, membangun PSSI butuh konsentrasi besar. Masih banyak persoalan yang mesti dihadapi PSSI ketika itu, dari mulai isolasi yang dilakukan NIVB hingga membangun solidaritas bond-bond sepakbola bumiputera yang (kadang-kadang) masih saling bersaing satu sama lain. Teramat sayang jika ikhtiarnya yang susah payah dalam memelopori pendirian PSSI ditinggalkan di tengah jalan.

Fragmen bersejarah yang bisa dibaca sebagai momen eksistensial bagi manusia Soeratin di atas terasa begitu kontras dengan sikap "keras kepala" Nurdin Halid untuk terus bertahan di tampuk tertinggi kepemimpinan PSSI -- sikap yang anehnya didukung dengan tidak kalah keras kepalanya oleh para pengurus PSSI dan Executive Comitte PSSI.

Kontras ini makin terasa menggelikan sewaktu membaca pernyataan Nurdin Halid ketika menjawab tuntutan agar dirinya mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI.

"Atau masalah yang saya hadapi tidak ada permintaan agar saya mundur dan saya dalam keadaan didzalimi. Untuk itu, demi harga diri saya serta demi harkat dan martabat PSSI siri' napacce. Insya Allah dengan ridho Allah saya akan bertahan memimpin PSSI," katanya (Kompas, 21 Februari 2008).

Jika Soeratin memilih untuk keluar dari pekerjaannya agar bisa total mengurus PSSI dengan risiko kehilangan asupan gulden yang melimpah pada zamannya, Nurdin Halid justru keukeuh untuk terus duduk di jabatannya kendati nyata-nyata ia sama sekali tak bisa memimpin roda organisasi PSSI. Alih-alih bisa memimpin PSSI dengan total, Nurdin justru lebih sering "merepotkan" PSSI karena memaksa para pengurus PSSI mesti bolak-balik ke penjara, baik untuk rapat koordinasi maupun sekadar memberi laporan.

Dalam tradisi Makasar, 'sirri' bukan hal sepele. Ia merujuk pada kebanggan diri, harga diri, integritas diri sebagai manusia dan laki-laki. Jika sampai ada orang menyebut "sirri", ia hampir dipastikan sedang berada dalam kemarahan besar, merasa integritas dirinya dikoyak moyak, harga dirinya diinjak-injak.

Persoalannya, tuntutan kepada Nurdin agar mundur itu bukan persoalan pribadi. Tuntutan yang makin kuat itu muncul sebagai persoalan organisasi, dalam hal ini PSSI, organisasi yang mengatur olahraga paling merakyat di tanah air, yang pendiriannya diusahakan dengan susah payah oleh para pendirinya.

Pernyataan Nurdin itu menggelikan karena Nurdin menyamakan harga diri dan martabat pribadi dengan harga diri dan martabat PSSI, seakan-akan jika Ketua Umum PSSI merasa pribadinya dilecehkan secara otomatis PSSI sebagai organisasi juga dilecehkan harga diri dan martabatnya.

Nurdin mungkin benar bahwa PSSI sudah kehilangan harga diri dan martabatnya, tapi bukan karena Ketua Umum-nya merasa dilecehkan, tapi karena PSSI memang sudah kehilangan integritas karena kegagalannya sendiri.

Prestasi apa yang dibanggakan PSSI selama di bawah kepemimpinan Nurdin Halid? Menang lawan Bahrain tapi kemudian kalah oleh Arab Saudi dan Korea Selatan pada Piala Asia 2007? Gagal lolos semifinal Sea Games 2007? Kalah memalukkan dari Suriah dengan agregat 11-1 dalam play-off Piala Dunia 2010?

Jika Nurdin Halid butuh contoh tentang laku mertahankan harga diri dan martabat PSSI, simak saja bagaimana Soeratin dengan sikap keras membela harga diri dan martabat PSSI dalam kasus pengiriman tim Hindia Belanda ke Piala Dunia 1938 di Prancis.

Ketika itu Hindia Belanda mengirimkan tim dari Nederlandsh Indische Voetbal Unie (NIVU, organ yang merupakan metamorfosis dari NIVB) ke Prancis. Kendati sembilan pemain dalam tim itu berasal dari kalangan bumiputera dan Tionghoa, Soeratin marah bukan main karena ia menganggap NIVU melanggar "Gentlement Agreemnt" yang ditandatangani PSSI (yang diwakili Soeratin) dengan NIVU (yang diwakili Materbreok) pada 5 Januari 1937 yang menyebutkan bahwa pengiriman tim mesti didahului oleh pertandingan antara NIVU dengan PSSI. Soeratin juga menginginkan agar bendera yang digunakan tim Hindia Belanda bukan bendera NIVU.

Pelanggaran kesepakatan itu dinilai Soeratin sebagai pelecehan atas martabat PSSI. Itulah sebabnya Soeratin, atas nama PSSI, membatalkan secara sepihak semua butir kesepakatan antara PSSI dengan NIVU pada Kongres PSSI 1938 di Solo.

Pada kongres itulah Soeratin membacakan pidato berjudul "Loekisan Djiwa PSSI: Mendidik Ra'jat dengan Perantaraan Voetbalsport", pidato yang menjadi cetak biru visi PSSI pada masa kolonial, pidato yang sepertinya tak pernah dibaca oleh Nurdin Halid dan para pengurus PSSI sekarang.

Salah satu kalimat Soeratin yang paling termasyhur --seperti diceritakan Maladi-- berbunyi: "Kalau di lapangan sepakbola kita bisa mengalahkan Belanda, kelak di lapangan politik pun kita bisa mengalahkan Belanda."

Nasionalisme dan politik pada masa itu menjadi bagian inheren dari PSSI. Jangan heran jika, misalnya, panitia kejuaraan PSSI II pada 1932 yang digelar di lapangan Laan Travelli, Batavia, nekad mengundang Soekarno untuk melakukan tendangan bola kehormatan pada partai final kejuaraan yang memertemukan VIJ (Voetball Indonesia Jcatra) melawan PSIM Yogyakarta.

Tindakan itu berkadar subversif karena Soekarno baru saja keluar dari penjara Sukamiskin di Bandung akibat aktivitasnya sebagai pemimpin Partai Nasional Indonesia.

Zaman sudah berubah. Politik memang sebaiknya tidak dibawa-bawa dalam dunia sepakbola (FIFA melarang intervensi pemerintah terhadap asosiasi sepakbola, kendati lucunya pengurus PSSI sempat membawa-bawa UU Pemilu untuk membenarkan sikap Nurdin). Tetapi, cukup jelas juga, perkara harga diri dan martabat pribadi tak bisa dibawa-bawa ke dalam urusan sepakbola dan PSSI.

Nurdin dan segenap pengurus PSSI mesti berkaca kepada apa yang sudah dicontohkan Soeratin. Saya tidak tahu apakah LP Cipinang menyediakan cermin di setiap sel tahanan atau tidak.

==
*) Sumber detiksport.com
*) Penulis adalah editor di Indonesia Boekoe Jakarta dan alumni Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta. Artikel ini merupakan opini pribadi dan tidak mencerminkan sikap/opini redaksi.

Anak Sekolah Nih yee..

Photobucket

Cowok Gaul Nih ye..

Photobucket

Ujian Nasional, Mengapa di adakan?

Seperti yang kita ketahui, Ujian Nasional dengan standar kelulusan 5,25 ini telah menimbulkan berbagai kontroversi di dunia pendidikan kita. Dalil pemerintah bahwa Ujian Nasional ini bertujuan untuk meningkatkan standar mutu lulusan ditentang habis-habisan oleh berbagai kalangan. Mereka menuding Ujian Nasional sebagai bentuk ketidak-adilan bagi para siswa, ada juga yang menuding sebagai bentuk pelecehan terhadap insitusi guru.

Saya sebagai seorang mahasiswa jurusan ekonomi (inget ya EKONOMI, ilmu yang banyak menyerempet dengan kata "Uang" atau "duit") mencoba memberikan analisa tentang apa sebenarnya motif pemerintah sampai begitu ngototnya menyelenggarakan Ujian Nasional yang kontroversial ini.

Ujian Nasional atau UN diselenggarakan karena :
1. Akan ada proyek pembuatan soal-soal ujian
=> yang berarti akan ada uang lebih bagi pembuat soal.

2. Akan ada proyek pencetakkan lembar soal dan jawaban ujian
=> yang berati akan ada tender untuk mencari perusahaan percetakkan yang akan mengerjakan proyek tersebut. Anda semua pasti tau donk, kalau ada tender berarti akan ada uang pelicinnya donnkkk untuk para pejabat.

3. Akan ada proyek pendistribusian soal
=> udah jelas pasti ada uangnya kan?

4. Akan ada proyek kepanitiaan ujian
=> pasti ada honornya kan?

5. Akan ada proyek pengawasan ujian
=> Apa anda percaya kalau Lembaga-lembaga pengawas independen itu bekerja tanpa ada uangnya?

6. Yang terakhir dan yang paling menguntungkan menurut saya adalah akan adanya proyek jual beli soal dan jawaban!
=> Bayangkan berapa banyak pelajar ber-otak pas-pasan + bermoral instan yang membutuhkan bocoran soal dan jawabannya? Sungguh bisnis yang menguntungkan bukan?

Alasan-alasan diatas kiranya dapat memberikan gambaran kepada kita tentang ke-ngotot-an pemerintah menyelenggarakan Ujian Nasional yang ga masuk akal ini. Ya sebagai bagian dari bangsa ini kita sama-sama tau lah.

nb: u/ pemerintah, just for laugh aja, ga perlu pake tersinggung segala.

"Cenglu, mogok sisan!"

Wajah pengendara sepeda motor itu tampak panik. Pasalnya, ketika lampu lalu lintas menyala hijau, mesin motor yang ditumpangi tiga orang alias mbonceng telu (cenglu) tersebut tidak bisa hidup. "Yok opo iki, ora isa murup. Udan pisan," kata si pengendara kepada dua rekannya yang tetap tenang di boncengan, sambil terus menutup kepala dengan jaket untuk melindunginya dari hujan.

Hampir semua kendaraan di belakang mereka sudah membunyikan klakson. Maksudnya agar sepeda motor tersebut didorong saja ke pinggir jalan. Melihat rekannya kesulitan menghidupkan mesin motor, pengendara lain yang ternyata rekan mereka turut membantu. Setelah mencoba menghidupkan mesin dan tidak berhasil, dia kembali ke kendaraannya. Sialnya, ketika si penolong tadi hendak menghidupkan mesin motornya, mesin itu juga ngadat. "lho matek sisan iki. Wis muduna terus disurung ben sing liya isa lewat", katanya kepada dua rekannya yang dibonceng. Jadi, kedua sepeda motor yang berbonceng tiga orang tersebut mogok persis di dekat lampu lalu lintas saat hujan deras.

Mereka pun akhirnya terpaksa mendorong motor masing-masing ke pinggir jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas. "Wis ngisin-ngisini, cenglu mogok sisan", kata seorang diantara mereka sambil terus menutupi wajahnya dengan jaket.

10 HAL TENTANG ANTIBIOTIKA

Antibiotika tentu bukan sesuatu yang asing. Namun, bagaimana antibiotika selayaknya digunakan, tak semua orang tahu.

1. Apa sebetulnya manfaat antibiotika?

Antibiotika adalah senyawa kimia yang dibuat untuk melawan bibit penyakit, khususnya kuman. Ada beragam jenis kuman, ada kuman yang besar, ada yang kecil, dengan sifat yang beragam pula.

Kuman cenderung bersarang di organ tertentu di tubuh yang ditumpanginya. Ada yang suka di otak, di paru-paru, di usus, saraf, ginjal, lambung, kulit, atau tenggorok, dan lainnya. Di organ-organ tempat bersarangnya itu, kuman tertentu menimbulkan infeksi. Kuman tipus menimbulkan penyakit tipus di usus, kuman TBC di paru-paru, selain bisa juga di tulang, ginjal, otak, dan kulit. Kuman lepra di saraf dan kulit, kuman difteria di tenggorokan, tetanus di saraf, dan banyak lagi

Awalnya, ditemukan jenis antibiotika penisilin, lalu sulfa, yang digunakan untuk mengobati semua penyakit infeksi. Sekarang, sudah berpuluh-puluh jenis antibiotika ditemukan, baik dari rumpun yang sama, maupun dari jenis yang lebih baru. Setiap antibiotika memiliki kemampuannya sendiri dalam melawan kuman. Itu sebab, setiap rumpun kuman memiliki penangkalnya masing-masing yang spesifik. Namun, kebanyakan antibiotika bersifat serba mempan atau broadspectrum. Artinya, semua kuman dapat dibasminya.
Selain itu, ada pula jenis antibiotika yang sempit pemakaiannya, spesifik hanya untuk kuman-kuman tertentu saja. Misalnya, antibiotika untuk kuman TBC (mycobacterium tuberculosis), untuk lepra atau kusta (mycobaterium leprae), atau untuk tipus (salmonella tyhphi).

2.Kapan antibiotika digunakan?
Antibiotika digunakan jika ada infeksi oleh kuman. Infeksi terjadi jika kuman memasuki tubuh. Kuman memasuki tubuh melalui pintu masuknya sendiri-sendiri. Ada yang lewat mulut bersama makanan dan minuman, lewat udara napas memasuki paru-paru, lewat luka renik di kulit, melalui hubungan kelamin, atau masuk melalui aliran darah, lalu kuman menuju organ yang disukainya untuk bersarang.

Gejala umum tubuh terinfeksi biasanya disertai suhu badan meninggi, demam, nyeri kepala, dan nyeri. Infeksi di kulit menimbulkan reaksi merah meradang, bengkak, panas, dan nyeri. Contohnya bisul. Di usus,
bergejala mulas, mencret. Di saluran napas, batuk, nyeri tenggorok, atau sesak napas. Di otak, nyeri kepala. Di ginjal, banyak berkemih, kencing merah atau seperti susu.

Namun, gejala suhu tubuh meninggi, demam, nyeri kepala, dan nyeri, bisa juga bukan disebabkan oleh kuman, melainkan infeksi oleh virus atau parasit. Dari keluhan, gejala dan tanda, dokter dapat mengenali apakah infeksi disebabkan oleh kuman, virus, atau parasit.

Penyakit yang disebabkan bukan oleh kuman tidak mempan diobati dengan antibiotika. Untuk virus diberi antivirus, dan untuk parasit diberi antinya, seperti antimalaria, antijamur, dan anticacing. Jika infeksi oleh jenis kuman yang spesifik, biasanya dokter langsung memberikan antibiotika yang sesuai dengan kuman penyebabnya. Misal bisul di kulit, tetanus, difteria, tipus, atau infeksi mata merah.

Untuk infeksi yang meragukan, diperlukan pemeriksaan khusus untuk memastikan jenis kuman penyebabnya. Caranya dengan melakukan pembiakan (kultur) kuman. Bahan biakannya diambil dari darah atau air liur, dahak, urine, tinja, cairan otak, nanah kemaluan, atau kerokan kulit.

Dengan biakan kuman, selain menemukan jenis kumannya, dapat langsung diperiksa pula jenis antibiotika yang cocok untuk menumpasnya (tes resistensi). Dengan demikian, pengobatan infeksinya lebih tepat. Jika tidak dilakukan tes resistensi, bisa jadi antibiotika yang dianggap mampu sudah tidak mempan, sebab kumannya sudah kebal terhadap jenis antibiotika yang dianggap ampuh tersebut.

3.Kenapa semakin banyak kuman yang kebal antibiotika?
Pemakaian antibiotika di negara-negara sedang berkembang sering tidak terkontrol dan cenderung serampangan. Antibiotika yang bisa dibeli bebas, ketidaktahuan pemakaian, dan tidak dipakai sampai tuntas, menimbulkan generasi kuman yang menjadi kebal (resisten) terhadap antibiotika yang digunakan secara tidak tepat dan serampangan itu. Pemakaian antibiotika yang tidak dihabiskan, atau menebusnya setengah resep, misalnya.

Semakin sering dan banyak disalahgunakan suatu antibiotika, semakin cepat menimbulkan kekebalan kuman yang biasa ditumpasnya. Pemakaian antibiotika golongan erythromycine yang paling banyak dan luas dipakai di dasawarsa 80-an, semakin banyak melahirkan generasi kuman yang kebal terhadapnya. Lalu, dibuat generasi baru dari rumpun yang sama. Setiap beberapa tahun, lahir jenis generasi antibiotika baru untuk membasmi jenis kuman yang sudah kebal. Tentu, dengan harga yang lebih mahal.

4.Apa efek samping antibiotika?
Seperti obat umumnya, antibiotika juga punya efek samping masing-masing. Ada yang berefek buruk terhadap ginjal, hati, ada pula yang mengganggu keseimbangan tubuh. Dokter mengetahui apa efek samping suatu antibiotika, sehingga tidak diberikan pada sembarang pasien. Pasien dengan gangguan hati, misalnya, tidak boleh diberikan antibiotika yang efek sampingnya merusak hati, sekalipun ampuh
membasmi kuman yang sedang pasien idap. Dokter perlu memilihkan antibiotika lain, mungkin kurang ampuh, namun tidak berefek pada hati.

Namun, jika suatu antibiotika tidak ada penggantinya, antibiotika tetap dipakai, dengan catatan, bahaya efek samping pada seorang pasien memerlukan monitoring oleh dokter, jika dipakai untuk jangka waktu yang lama. Antibiotika untuk TBC, misalnya, yang diminum sedikitnya 6 bulan, perlu pemeriksaan fungsi hati secara berkala, agar jika sudah merusak hati, obat dipertimbangkan untuk diganti.

5.Apa bahaya terlalu sering menggunakan antibiotika?
Pemakaian antibiotika yang terlalu sering tidak dianjurkan. Di negara kita, orang bebas membeli antibiotika dan memakainya kapan dianggap perlu. Sedikit batuk pilek, langsung minum antibiotika. Baru mencret sekali, langsung antibiotika. Padahal belum tentu perlu. Kenapa?

Belum tentu batuk pilek disebabkan oleh kuman. Awalnya oleh virus. Jika kondisi badan kuat, penyakit virus umumnya sembuh sendiri. Yang perlu dilakukan pada penyakit yang disebabkan oleh virus adalah
memperkuat daya tahan tubuh dengan cukup makan, istirahat, dan makanan bergizi. Pemberian antibiotika pada batuk pilek yang disebabkan oleh virus hanya merupakan penghamburan dan merugikan badan, sebab memikul efek samping antibiotika yang sebetulnya tak perlu terjadi.

Kasus batuk pilek virus yang sudah lama, yang biasanya sudah ditunggangi oleh kuman, baru membutuhkan antibiotika untuk membasmi kumannya, bukan untuk virus flunya. Tanda batuk pilek membutuhkan antibiotika adalah dengan melihat ingusnya. Yang tadinya encer bening sudah berubah menjadi kental berwarna kuning-hijau. Selama ingusnya masih encer bening, antibiotika tak diperlukan.

Minum antibiotika kelewat sering juga mengganggu keseimbangan flora usus. Kita tahu, dalam usus normal tumbuh kuman yang membantu pencernaan dan pembentukan vitamin K. Selain itu, di bagian-bagian tertentu tubuh kita juga hidup kuman-kuman jinak yang hidup berdampingan dengan damai dengan tubuh kita. Di kemaluan wanita, di kulit, di mulut, dan di mana-mana bagian tubuh ada kuman yang tidak mengganggu namun bermanfaat (simbiosis).

Terlalu sering minum antibiotika berarti membunuh seluruh kuman jinak yang bermanfaat bagi tubuh. Jika populasi kuman jinak yang bermanfat bagi tubuh terbasmi, keseimbangan mikroorganisme tubuh bisa terganggu, sehingga jamur yang tadinya takut oleh kuman-kuman yang ada di tubuh kita berkesempatan lebih mudah menyerang.

Itu maka, banyak orang yang setelah minum antibiotika yang kelewat lama, kemudian terserang penyakit jamur. Bisa jamur di kulit, usus, seriawan di mulut, atau di mana saja. Keputihan sebab jamur pada wanita, antara lain lantaran vagina kelewat bersih oleh antisepsis yang membunuh kuman bermanfaat di sekitar vagina (Doderlein).


6.Berapa lama seharusnya konsumsi antibiotika?
Lama pemakaian antibiotika bervariasi, tergantung jenis infeksi dan kuman penyebabnya. Paling sedikit 4-5 hari. Namun, jika infeksinya masih belum tuntas, antibiotika perlu dilanjutkan sampai keluhan dan gejalanya hilang. Pada tipus, perlu beberapa minggu. Demikian pula pada difteria, tetanus. Pling lama pada TBC yang memakan waktu berbulan-bulan. Termasuk pada kusta.

Pada infeksi tertentu, setelah pemakaian antibiotika satu kir, perlu dilakukan pemeriksaan biakan kuman ulang untuk memastikan apakah kuman sudah terbasmi tuntas. Infeksi saluran kemih, misalnya, setelah selesai satu kir antibiotika dan keluhan gejalanya sudah tiada, biakan kuman dilakukan untuk melihat apa di ginjal masih tersisa kuman. Jika masih tersisa kuman dan antibiotikanya tidak dilanjutkan, penyakit infeksinya akan kambuh lagi.

Termasuk pada infeksi gigi. Sakit gigi biasanya disebabkan oleh adanya kuman yang memasuki gusi dan tulang rahang melalui gigi yang bolong atau keropos. Dalam keadaan demikian, gusi membengkak dan gigi nyeri. Antibiotika diberikan sampai keluhan nyeri gigi hilang. Jika antibiotika hanya diminum sehari-dua, kuman di dalam gusi belum mati semua, sehingga infeksi gusi dan sakit gigi akan kambuh lagi.


7.Kenapa antibiotika bisa tidak mempan?
Antibiotika tidak mempan karena dua hal. Yang paling sering, kuman penyebab penyakitnya sudah kebal terhadap antibiotika tersebut. Untuk itu perlu dicari antibiotika jenis lain yang lebih sensitif. Biasanya perlu dilakukan tes resistensi mencari jenis antibiotika yang tepat.

Yang kedua karena tidak dilakukan tes resistensi dulu dan langsung diberikan antibiotika secara acak, sehingga kemungkinan pilihan antibiotikanya tidak tepat untuk jenis kuman penyebab penyakitnya. Antibiotikanya memang tidak mempan terhadap kuman penyebabnya.

Kita mengenal ada kuman jenis gram-negatif. Untuk itu perlu antibiotika untuk jenis kuman itu. Jika diberikan antibiotika untuk jenis kuman gram-positif, tentu tidak akan mempan, sebab antibiotikanya salah sasaran. Atau bisa oleh karena infeksinya bukan disebabkan oleh kuman, melainkan oleh virus atau parasit. Jamur kulit tak mempan diberi salep atau krim antibiotika, misalnya.


8.Apa artinya antibiotika yang keras?
Artinya tidak perlu antibiotika dari generasi yang baru, kalau dengan antibiotika klasik (golongan penicillin) masih mempan. Namun, untuk infeksi ringan saja (flu), seringkali diberikan antibiotika generasi mutakhir. Selain jauh lebih mahal, tubuh pun memikul efek samping yang biasanya lebih berat. Semakin ampuh antibiotika, biasanya semakin keras pula efek sampingnya. Membunuh lalat tak perlu pakai panah, cukup ditepuk. Begitu pula untuk infeksi enteng. Kalau bisa, jangan lekas-lekas memakai antibiotika. Tubuh kita memiliki perangkat antibodi. Setiap bibit penyakit, apa pun jenisnya, yang masuk ke dalam tubuh, akan dibasmi oleh sistem kekebalan tubuh sendiri. Tubuh baru menyerah kalah jika bibit penyakitnya sangat ganas, jumlahnya banyak, dan daya tahan tubuh sedang lemah.

Tidak setiap kali dimasuki bibit penyakit, tubuh kita akan jatuh sakit. Jika kekebalan tubuh prima, bibit penyakit yang sudah memasuki tubuh akan gagal menginfeksi, dan kita batal jatuh sakit. Infeksi umumnya baru terjadi jika tubuh sedang lemah. Untuk itu, perlu bantuan zat anti yang dikirim dari luar. Kiriman zat anti dari luar itulah yang diperankan oleh antibiotika.


9.Kenapa orang bisa pingsan usai minum atau disuntik antibiotika?
Adakalanya, sehabis minum atau disuntik antibiotika bisa pingsan. Orang-orang tertentu yang berbakat alergi, umumnya tidak tahan terhadap antibiotika golongan penisilin, baik yang diminum maupun yang disuntikkan. Beberapa menit sampai beberapa jam sesudahnya muncul reaksi alergi. Rasa tebal dan gatal di bibir, pusing, mual, muntah, lalu pingsan. Jika ringan hanya gatal-gatal mirip biduran. Reaksi hebat bisa menimbulkan reaksi kulit melepuh, berbisul-bisul (Steven-Johnson syndrome).

Bagi yang berbakat alergi, perlu dites dulu sebelum mendapat suntikan antibiotika golongan penisilin. Jika positif, jangan diberikan. Atau jika pernah ada riwayat gatal sehabis minum atau disuntik antibiotika, buatlah catatan, agar lain kali dapat mengingatkan dokter kalau tidak tahan antibitioka tersebut. Sekarang reaksi alergi terhadap antibiotika sudah jarang terjadi, sebab tersedia banyak pilihan antibiotika yang lebih unggul dari penisilin tanpa risiko alergi.


10. Apakah semua antibiotika hanya untuk diminum?
Tidak. Selain dalam bentuk obat minum (oral), ada juga dalam bentuk suntikan (parenteral), salep, krim, supositoria (dimasukkan ke liang dubur atau vagina); lotion, dan tetes. Infeksi kulit memakai salep atau krim antibiotika, infeksi mata merah memakai tetes atau salep mata, infeksi telinga tengah memakai tetes kuping antibiotika, keputihan kuman dipakai antibiotika berbentuk peluru yang dimasukkan ke dalam vagina (bagi yang sudah menikah, tidak buat yang masih gadis).

Antibiotika streptomycine, garamycine, hanya dalam bentuk suntikan, tidak tersedia dalam bentuk tablet atau kapsul. Sebaliknya, kebanyakan antibiotika yang diminum belum tentu ada dalam bentuk suntikannya. Tapi, ada juga antibiotika baik dalam bentuk suntikan maupun yang diminum.

Membubuhi serbuk antibiotika pada lubang gigi yang sakit seperti kebiasaan sementara orang atau pada luka, tidak terlalu tepat. Efek penembusan antibiotika ke jaringan gusi yang terinfeksi tidak sebaik jika diminum, atau bisa menyerap optimal seperti antibiotika yang sudah dalam bentuk salep atau krim jika untuk dipakai pada kulit

(Sumber : Dr. Handrawan Nadesul/ Internet ) http://www.fk.undip.ac.id/index.php?option=com_content&task=view&id=136&Itemid=50

Bemo, Primadona Angkutan Masa Lalu.

Ngomong-ngomong tentang Bemo, saya jadi inget masa kecil waktu tinggal di Kebayoran Lama,Jaksel. Waktu itu saya sekolah di Tarakanita di kawasan Barito,Jaksel cuma sampe kelas 2SD doank sih. Waktu itu saya sering banget naik Bemo angkutan tua bin antik. Tapi setelah pindah ke Tangerang jadi jarang banget naik Bemo. Tapi ngomong-ngomong pada tau ga nih sejarahnya Bemo di Indonesia? Baca aja terus deh..


Tidak banyak yang mengetahui bahwa bemo adalah kendaraan beroda tiga buatan Daihatsu, yang di Jepang dikenal denagn nama Daihatsu Midget. Tidak diketahui secara pasti mengapa kendaraan beroda tiga itu di Indonesia diberi nama bemo. Ada yang menyebutkan bahwa nama Bemo itu merupakan kependekan atau singkatan dari becak motor. Tidak diketahui, apakah kenyataan sebenarnya memang seperti itu, mengingat di Jakarta pernah muncul becak motor, yang diberi nama Mobet (motor betjak, ejaan lama). Namun pada tahun 1951, pernah ada kendaraan beroda tiga buatan Daihatsu yang diberi nama Daihatsu Bee.

Daihatsu Midget mulai dipasarkan tahun 1957. Namun, Daihatsu Midget baru masuk ke Indonesia pada awal Orde Baru berdiri, tepatnya pada tahn 1968. Dan, yang masuk ke Indonesia itu adalah Daihatsu Midget keluaran tahun 1961. Daihatsu Midget yang kemudian diberi nama Bemo digunakan sebagai angkutan kota (rute dekat) pengganti Opelet yang dianggap sudah tidak efisien lagi.

Masuknya Bemo tentu saja disambut baik karena dianggap sangat irit dalam mengonsumsi bahan bakar, terutama bila dibandingkan dengan konsumsi bahan bakar Opelet. Bersamaan dengan masuknya Daihatsu Midget ke Indonesia, juga masuk Mazda Transporter 360 yang beroda tiga, yang sosoknya mirip dengan Daihatsu Midget. Na,un kendaraan beroda tiga buatan Mazda itu tidak dapat bersaing dengan Daihatsu Midget karena harga jualnya lebih mahal.
Di Indonesia Daihatsu Midget memang dijadikan kendaraan umum, tetapi dalam iklannya, pengendaranya adalah seorang pria yang mengenakan setelan jas lengkap dengan dasinya. Dan, iklan itu dilengkapi tulisan, shift into thrift with Daihatsu Trimobile (berubah menjadi hemat denagn Daihatsu Trimobile).

Jadi sebelum Bemo benar-benar punah dari jalanan Ibukota, apakah anda berminat menaikinya?

BERMAIN SAMBIL BELAJAR dan BERAMAL

Sebagaimana kita ketahui dan rasakan bersama keadaan dunia sekarang ini semakin memprihatinkan. Bencana kelaparan global semakin di depan mata akibat kenaikan harga bahan pangan. Lalu, apakah kita hanya bisa berdiam diri? Tenang, anda bisa kok ikutambil bagian dalam membantu kaum yang terancam kelaparan ini. Caranya?

Caranya mudah kok, cukup buka website www.freerice.com kemudian bermainlah disana. Anda tidak akan diajak bermain saham atau meyetor sejumlah uang kepada pengelola website. Sebaliknya, anda diajak untuk mengasah kemampuan dalam menguasai perbendaharaan kata dalam bahasa inggris.

Setiap jawaban benar, pihak pengelola website akan menyumbangkan 10 butir beras kepada mereka yang membutuhkan melalui badan dunia WORLD FOOD PROGRAM (WFP) yang berada di bawah PBB. Beras-beras tersebut diperoleh dari para sponsor yang menampilkan logo serta link website mereka di setiap halaman permainan.

So, ayo bantu mereka dengan kecerdasan anda, walaupun hanya 10 butir beras!